bagaimana kita dapat meyakini adanya malaikat yang gaib

Kebiasaan ritual, dan gagasan tentang Allah disampaikan secara lisan dari generasi ke generasi. Sebagai contoh, menurut buku West African Traditional Religion, "Keterangan lisan tidak bisa dipegang kebenarannya. Umumnya, keterangan yang disampaikan secara lisan dibumbui dan dikurangi, diubah dan disimpangkan, dibesar-besarkan dan dikacaukan Meskipunberbeda beda jumlah sayapnya. Di antara mereka ada yang memiliki dua sayap, tiga atau empat sayap, bahkan ada yang memiliki enam ratus sayap sebagaimana malaikat Jibril. Allah ta'ala berfirman, "Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat" (Qs. Fathir: 1). Danilmu di dalam Islam didefinisikan sebagai "Pengetahuan tentang sesuatu sebagaimana adanya" (ma'rifatu-s-syai' 'ala maa huwa 'alaihi). Dengan demikian ilmu bukan sembarang pengetahuan atau hanya sekedar opini, melainkan ia adalah pengetahuan yang teruji kebenarannya. Pengertian ilmu sebenarnya tidak jauh berbeda dengan sains Penganutdinamisme meyakini kekuatan gaib dapat menolong mereka. Kekuatan gaib itu terdapat di dalam benda-benda seperti keris, patung, gunung, pohon besar, dan sebagainya. Kekuatan yang timbul dari alam semesta inilah yang menimbulkan kepercayaan dinamisme. Untuk mendapatkan pertolongan kekuatan gaib tersebut, mereka melakukan upacara Apa yang terluput dari indra manusia dan ia merupakan perkara yang tidak diketahui kecuali oleh Allah. Tidak pula diketahui oleh Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam apalagi oleh manusia selain beliau melainkan orang yang diberi tahu oleh Allah." (Al-Imani Bil Ghaib : 10). Beriman kepada keghaiban yang ditetapkan oleh syariat merupakan pondasi agama yang tak bisa ditawar-tawar. Vay Tiền Cấp Tốc Online Cmnd.

bagaimana kita dapat meyakini adanya malaikat yang gaib